Category: Televisi

  • Kisah Mereka yang Menjaga Budaya Daerah Tetap Hidup: Dari Tenun hingga Tari

    Kisah Mereka yang Menjaga Budaya Daerah Tetap Hidup: Dari Tenun hingga Tari


    Foto: Kandidat DPD RI Awards Kategori Pelestari Budaya Daerah (dok. Istimewa)

    Jakarta – Sepuluh nama terpilih menjadi kandidat kandidat DPD RI Awards 2026 kategori Pelestari Budaya Daerah. Mereka kembali menghidupkan budaya daerah yang hampir punah hingga mempromosikan seni dan budaya hingga ke mancanegara.
    Panitia DPD RI Awards sebelumnya telah memilih 10 kandidat dalam kategori Pelestari Budaya Daerah. Penghargaan nanti akan diberikan kepada satu orang.

    “Diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah serta berperan aktif dalam mempromosikan budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional,” tulis DPD RI dalam laman resminya, seperti dilihat detikcom, Rabu (7/10/2026).

    Berikut nama 10 kandidat Pelestari Budaya Daerah DPD RI Awards 2026, yang diurutkan berdasarkan abjad:

    1. Alfonsa Raga Horeng
    Alfonsa Raga Horeng merupakan pelestari, penggerak dan pendiri Sentra Tenun Lepo Lorun, yang memberdayakan kaum perempuan untuk menjaga warisan budaya tenun ikat tradisional di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gagasan utamanya bukan hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga sebagai sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi perempuan.

    Alfonsa melakukan budidaya bahan baku, seperti kapas dan tumbuhan penghasil warna alam, untuk produksi tenun dan berbagai layanan produk serta jasa edukasi wisata. Dia mengedukasi keterampilan tenun lewat pelatihan teknik menenun, pewarnaan alami, dan pemeliharaan kualitas kain.

    Kandidat DPD RI Awards 2026 Alfonsa Raga Horeng Foto: dok. Istimewa
    Selain itu, mengedukasi mengenai makna filosofis setiap motif sehingga penenun mampu menceritakan nilai budaya produknya. Alfonsa juga melakukan pelatihan desain agar produk tradisional dapat dikembangkan sesuai kebutuhan pasar tanpa menghilangkan identitas budaya.

    Alfonsa juga membentuk kelompok usaha perempuan agar produksi dan pemasaran tenun lebih terorganisasi. Kemudian mengintegrasikan tenun dengan pariwisata budaya.

    2. Anitawati
    Anitawati merupakan pegiat budaya dan penggagas revitalisasi Tenun Tidore (Puta Dino Kayangan) yang sempat hilang lebih dari 100 tahun di Tidore, Maluku Utara. Berbekal riset arsip sejarah, penelusuran jejak penenun dan temuan alat tenun kuno, Anitawati merekonstruksi teknik, motif, dan filosofi tenun sebagai identitas budaya Kesultanan Tidore.

    Melalui pelatihan menenun, pendampingan usaha, serta pemberdayaan perempuan, pemuda, pelajar dan warga binaan rutan, Anitawati tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi berbasis industri kreatif.

    Kandidat DPD RI Awards kategori budaya Anitawati (Foto: dok. Istimewa)
    Anitawati mengembangkan motif-motif yang mengangkat sejarah Tidore sebagai Spice Islands, menjadikan tenun sebagai media edukasi sejarah dan diplomasi budaya.

    Dia juga membawa tenun Tidore tampil di berbagai ajang internasional, antara lain Indonesia New York Fashion Week (2022), Kyoto (2023), Cape Town (2023), Paris (2024), dan Rabat (2024), serta berhasil menembus pasar ekspor melalui outlet di Hamburg, Jerman.

    3. Cletus Beru
    Cletus Beru merupakan pelopor dan pelestari budaya di Desa Umauta hingga menjadi desa wisata di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia mengembangkan model wisata budaya berbasis masyarakat adat, mengedepankan gotong royong, dan mendorong wisata berkelanjutan.

    Kandidat DPD RI Awards kategori budaya Cletus Beru (Foto: dok. Istimewa)
    Cletus Beru menghubungkan budaya dengan ekonomi kreatif desa. Dia juga aktif memperjuangkan akses dan perhatian pemerintah terhadap desa wisata budaya di Kabupaten Sikka.

    Berkat dedikasinya, Cletus Beru membawa Desa Umauta masuk 100 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, dan 50 Besar ADWI 2022.

    4. Endang Dzunuraini
    Endang Dzunuraini merupakan pendiri Sanggar Mbah Guru, pusat komunitas pelestarian batik yang memberdayakan perempuan pedesaan dan seniman lokal di Lamongan, Jawa Timur. Melalui Sanggar Mbah Guru, para pengrajin batik desa di Lamongan berhasil kembali dihidupkan setelah sempat punah.

    Endang membuka wisata edukasi belajar membatik lengkap hingga kunjungan ke kebun pewarna alam. Sanggar Mbah Guru memiliki kebun budidaya berisi sekitar 100 jenis tanaman mengandung tanin pewarna alam sebagai laboratorium hidup sekaligus kebun pewarna alam percontohan yang terintegrasi dengan eco edu culture tourism.

    Kandidat DPD RI Awards kategori budaya Endang Dzunuraini. (Foto: dok. Istimewa)
    Sanggar Mbah Guru memproduksi batik dengan menggunakan pewarna alami dari tanaman yang bisa diregenerasi dan juga berinovasi mengolah limbah pertanian menjadi pewarna alami batik.

    Lewat Sanggar Mbah Guru, Endang memberdayakan kaum perempuan desa hingga mengurangi pernikahan dini, KDRT dan perceraian karena masalah ekonomi.

    5. Juwandi
    Juwandi merupakan penggerak yang menjadikan Desa Budaya Bukit Batu sebagai pusat pelestarian budaya Melayu di Kabupaten Bengkalis, Riau. Dia merangkum anak-anak muda untuk menjaga dan mengembangkan budaya Melayu di Bengkalis.

    Berbagai tradisi, seni, dan sejarah lokal dihidupkan melalui kolaborasi Pentahelix: Festival Budaya Bukit Batu, Festival Sungai Bukit Batu, pengembangan Kampung Tenun, pertunjukan seni Melayu, diskusi sejarah, membentuk sanggar serta pelibatan masyarakat dan generasi muda.

    Kandidat DPD RI Awards kategori budaya Juwandi. Foto: dok. Istimewa
    Gerakan ini juga menjadikan budaya sebagai sumber kebanggaan, kreativitas, pendidikan, pariwisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bahkan Tenun Bukit Batu telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 2022 oleh Kementerian Kebudayaan.

    Desa Budaya Bukit Batu berhasil meraih berbagai prestasi di tingkat provinsi dan nasional serta memperoleh dukungan dana dari Kementerian Kebudayaan secara berturut-turut (2024-2026). Jejaring budaya dan akademik yang dibangun mulai menjangkau Jepang (2023-2026).

    6. Leni Febrianti
    Leni Febrianti adalah penggagas dan pemegang hak cipta Batik Kagano untuk menghadirkan identitas budaya Bengkulu Utara, yang bersumber dari kekayaan alam dan karakter daerah. Batik Kagano diluncurkan pada tahun 2019.

    Batik Kagano lahir dari gagasan untuk menghadirkan identitas budaya Bengkulu Utara dan dikembangkan dengan mengangkat Kacamata Enggano dan Rafflesia Kemumu sebagai inspirasi utama motif. Batik Kagano mengubah kekayaan lokal menjadi identitas visual yang dapat dikenali, digunakan, dan diwariskan.

    Kandidat DPD RI Awards kategori budaya Leni Febrianti. Foto: dok. Istimewa
    Batik Kagano juga digunakan sebagai seragam resmi pemerintah dan sekolah di wilayah Bengkulu Utara, sehingga identitas budaya tidak hanya dipamerkan dalam kegiatan seremonial, tapi menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

    Kontribusi Batik Kagano tidak berhenti pada penciptaan motif, identitas menjadi fondasi bagi pengembangan ekosistem pelestarian budaya melalui pelatihan perajin, desa binaan, pendidikan, pemberdayaan kelompok masyarakat, pengembangan UMKM, hingga pengenalan budaya ke tingkat internasional.

    7. Maulana Muhammad Syuhada
    Sejak tahun 2002, Maulana Muhammad Syuhada aktif melestarikan dan mempromosikan angklung di berbagai belahan dunia. Dia mendirikan berbagai grup angklung dan kesenian tradisional di antaranya Angklung Hamburg Orchestra (2002), Sabilulungan (2003), Lancaster High School Angklung Orchestra (2006), Lancaster University Angklung Orchestra (2007), Angklung Manchester (2009).

    Kandidat DPD RI Awards kategori budaya Maulana Muhammad Syuhada. (Foto: dok. Istimewa)
    Kemudian pada tahun 2015, Maulana mendirikan Tim Muhibah Angklung (TMA) dan sudah melakukan 6 kali misi budaya ke Eropa (2016, 2018, 2022), Australia (2018, 2025), USA (2022) dan Timur Tengah (2024). Dalam 10 tahun terakhir, TMA sudah berpartisipasi dalam berbagai festival internasional di berbagai negara seperti Skotlandia, Belgia, Republik Ceko, Polandia, Bulgaria, Turki, Bosnia-Herzegovina, Amerika Serikat, Portugal, Spanyol dan Australia.

    Maulana juga melakukan “Flash Mob Angklung” di berbagai landmark dunia seperti Port of Hamburg (2016); Queen Street Mall, Brisbane (2018); Basilica, Budapest (2018); Times Square, New York (2022); Mushrif Mall, Abu Dhabi (2024); Australian Museum, Sydney (2025).

    Pada tahun 2007, membuat buku “40 Days in Europe: Kisah Kelompok Musik Indonesia menaklukkan daratan Eropa”, buku tentang perjalanan Tim Expand The Sound of Angklung ke tujuh negara Eropa tahun 2004. Tahun 2016, mengangkat perjalanan TMA ke Eropa dalam sebuah film dokumenter berjudul “The Journey: Angklung Goes To Europe”, film dokumenter layar lebar pertama tentang angklung.

    Maulana mendirikan Angklung Centre, sebuah platform online yang bertujuan untuk melayani berbagai kebutuhan masyarakat akan angklung, baik di dalam maupun luar negeri. Angklung Centre juga berfungsi sebagai pusat pengetahuan tentang angklung, pusat database angklung, pusat informasi dan kegiatan angklung, pusat penjualan dan distribusi angklung.

    8. Mugiyono Kasido
    Mugiyono Kasido merupakan maestro seniman tari, baik sebagai penari maupun koreografer tari yang dipentaskan di berbagai kota di Indonesia dan mancanegara. Mugiono menelurkan sejumlah karya seni tari yang fenomenal.

    Pertama karya “Mencari Mata Candi” pada 2003, yang menggabungkan vokabuler gerak tarian Siwa dalam panel relief Candi Prambanan dengan tari topeng Jawa, wayang dan gerakan tari modern. Karya ini dipentaskan di Kunsten Festival des Arts, Brussels, Belgia; Lincoln Center Festival, New York USA; Gothenburg Festival, Swedia; dan Centre National de la Danse, Perancis.

    Kandidat DPD RI Awards kategori budaya Mugiyono Kasido. Foto: dok. Istimewa
    Kedua “Kabar Kabur”, karya yang membiaskan batas tari, teater, dan pantomim. Hanya dengan kostum berupa kaos dan celana pendek warna putih, Mugiyono mengungkapkan kejadian kekacauan informasi atau hoax pasca kerusuhan 1998. Sejak tahun 2000-2024, karya ini dipentaskan 138 kali di 25 negara, 5 benua.

    Ketiga “Bima Suci” tahun 2011, karya yang dipentaskan di Taman Mini Indonesia Indah. Mugiyono menari dan mengkoreografi selama 36 jam 36 menit 36 detik nonstop dengan live musik gamelan tradisional dan kontemporer.

    Keempat “Bagaspati”, karya yang memadukan tari topeng Jawa tunggal dengan gerak sufi memutar. Karya ini dipentaskan 30 kali di 11 negara Eropa, Asia, USA sejak tahun 2001 hingga 2011.

    Kelima karya “Kosong”, yang menggunakan gamelan sebagai musik dan sekaligus properti menari. Karya ini telah dipentaskan 13 kali di lima negara pada tahun 1995-1996.

    9. Muhammad Ridwan Alimuddin
    Muhammad Ridwan Alimuddin merupakan peneliti independen yang berdedikasi dalam merevitalisasi kebudayaan bahari Mandar, khususnya perahu tradisional Sandeq. Dia juga Duta Baca Sulawesi Barat dan pendiri Komunitas Bahari Mandar sejak 2006.

    Kandidat DPD RI Awards kategori budaya Muhammad Ridwan Alimuddin. Foto: dok. Istimewa
    Ridwan menginisiasi dan bertindak sebagai kurator program Student on Sandeq (SOS) yang dilaksanakan sejak 2022 sampai 2026, wadah edukatif yang mendekatkan generasi muda pada teknik pembuatan hingga pelayaran perahu tradisional.

    Dia aktif terlibat dalam pelaksanaan festival Sandeq Race untuk merawat marwah dan eksistensi pelaut lokal secara berkelanjutan sejak 2001. Dia juga terlibat dalam pelayaran rekonstruksi historis seperti ekspedisi Padewakang ke Australia (2019-2020) serta mendirikan muse

    10. Poltak Tambunan
    Poltak Tambunan merupakan sastrawan nasional pendiri komunitas sastra etnik Tortor Sangombas, Sumatera Utara. Dia membina para penulis sastra modern dalam bahasa daerah.

    Kandidat DPD RI Awards Poltak Tambunan (Foto: dok. Istimewa)
    Pembentukan Tortor Sangombas bertujuan untuk penyelamatan, pelestarian, dan pengembangan penulisan sastra modern berbahasa Batak.
    Poltak juga membuat sejumlah karya sastra modern dalam bahasa Batak.

    Berkat dedikasinya itu, Poltak Tambunan menjadi inspirasi munculnya sastrawan dalam berbagai bahasa daerah. Dia juga mendapat sejumlah penghargaan mulai dari Batak Center hingga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

  • Kapolda Metro Ajak Seluruh Personel Wujudkan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

    Kapolda Metro Ajak Seluruh Personel Wujudkan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengajak seluruh personel untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang dekat, peduli, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat Apel Kebesaran di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, sejalan dengan visi Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat‘.
    Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Setiap anggota diharapkan tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga mampu mendengarkan keluhan warga, memahami persoalan yang dihadapi, serta memberikan bantuan dan solusi dengan sikap yang humanis.

    “Jadilah polisi yang bermanfaat bagi masyarakat. Itu yang selalu saya sampaikan kepada kalian semuanya. Kehadiran kita harus memberikan rasa aman, membantu, dan menjadi solusi. Jangan sakiti hati masyarakat,” kata Komjen Asep, Kamis (8/10/2026).

    Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda mengingatkan keamanan dan ketertiban tidak dapat dibangun oleh polisi sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan dan kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap personel diharapkan terus membangun komunikasi yang baik, hadir di tengah warga, serta menjadikan pelayanan dan kepedulian sebagai bagian dari pengabdian sehari-hari.

    Kapolda juga berpesan agar seluruh personel menjaga soliditas, kedisiplinan, dan kehormatan institusi. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui sikap, tutur kata, dan tindakan nyata. Setiap anggota diharapkan mampu menjadi teladan serta menghadirkan wajah Polri yang ramah, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran atas dedikasi, loyalitas, dan kebersamaan selama satu tahun dua bulan dirinya bertugas di Polda Metro Jaya. Ia berharap nilai-nilai pengabdian, kepedulian, dan kebersamaan yang telah dibangun terus dijaga serta menjadi semangat dalam mendukung kepemimpinan selanjutnya.

    Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa pengabdian kepada masyarakat harus terusberjalan, siapa pun yang memimpin. Semangat Polisi Bersama Masyarakat diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan sederhana yang bermakna, yakni hadir saat dibutuhkan, membantu dengan tulus, dan menjaga kepercayaan masyarakat.

    Pakar seo, master seo, pakar seo polri , master seo polri

  • Polda Sumsel musnahkan 3,2 kilogram sabu dan dan 914 butir ekstasi

    Polda Sumsel musnahkan 3,2 kilogram sabu dan dan 914 butir ekstasi

     

    Polda Sumsel musnahkan 3,2 kilogram sabu dan dan 914 butir ekstasi
    Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan memusnahkan 3,2 kilogram sabu dan 914 butir ekstasi di Palembang, Senin (28/9/2026). ANTARA/HO-Polda Sumsel

     

    Palembang (ANTARA) – Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Selatan memusnahkan 3,2 kilogram sabu-sabu dan 914 butir pil ekstasi dengan taksiran nilai ekonomis sekitar Rp2,18 miliar.

    Kepala Bagian Wasidik Ditresnarkoba Polda Sumsel Ajun Komisaris Besar Polisi M. Syeh Kopek usai pers rilis pemusnahan di Palembang, Senin, mengatakan barang bukti tersebut hasil pengungkapan dari 20 laporan polisi selama periode 1 hingga 28 September 2026.

    “Setiap gram barang bukti yang diamankan diproses sesuai standar operasional yang ketat dan diawasi secara cermat sehingga tidak ada ruang bagi penyimpangan. Kami hadir untuk memberikan kepastian hukum yang tegas sekaligus membentengi keluarga Indonesia dari bahaya narkoba,” ujarnya.

    Berdasarkan data rekapitulasi, total barang bukti awal yang disita dari tangan 29 orang tersangka meliputi 3.242,71 gram sabu-sabu, 0,73 gram ganja, dan 938 butir pil ekstasi.

    Setelah disisihkan untuk kepentingan pembuktian di pengadilan dan uji laboratorium forensik, petugas memusnahkan 3.237,88 gram (3,23 kg) sabu-sabu, 0,447 gram ganja, serta 914 butir pil ekstasi.

    Pengungkapan jaringan narkotika ini mencakup sejumlah wilayah hukum, yakni Kota Palembang sebanyak tujuh laporan polisi, Musi Banyuasin (5), Ogan Ilir (3), Banyuasin (2), serta masing-masing satu laporan dari Ogan Komering Ilir, Muara Enim, dan Prabumulih.

    Dari pengungkapan tersebut, aparat kepolisian diperkirakan berhasil menyelamatkan 34.304 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Komisaris Besar Polisi Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa seluruh proses penegakan hukum terhadap 29 tersangka dilakukan secara profesional dan akuntabel.

    “Kami memastikan proses penegakan hukum dilakukan secara terbuka demi menjamin kepastian hukum serta menjaga generasi muda dari kehancuran akibat narkotika,” kata Nandang.

    Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, serta ketentuan perundang-undangan terkait lainnya.

    Polda Sumsel juga terus mengimbau masyarakat agar aktif berpartisipasi menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan indikasi peredaran narkoba.

     

  • Polda Metro siagakan 2.373 personel amankan laga ASEAN Cup di GBK

    Polda Metro siagakan 2.373 personel amankan laga ASEAN Cup di GBK

    Polda Metro Jaya siagakan 2.373 personel amankan laga ASEAN Cup di GBK
    Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 2.373 personel gabungan untuk mengamankan laga lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya

    Polda Metro Jaya menyiagakan 2.373 personel gabungan untuk mengamankan laga lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin.

    Terdapat dua pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada hari ini, yakni Singapura melawan Bangladesh dan dilanjutkan dengan laga antara Timnas Indonesia menghadapi Malaysia.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Senin, mengatakan ribuan personel tersebut tergabung dalam Operasi Garuda Bakti 2026 guna memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan lancar.

    “Personel disiapkan di sejumlah titik, mulai dari hotel tempat tim dan ofisial, jalur perjalanan menuju stadion, pintu masuk, area dalam stadion, hingga kawasan VIP dan VVIP,” katanya.

    Budi menjelaskan personel di lapangan juga ditugaskan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, sterilisasi, pemeriksaan di pintu masuk, serta patroli dan pengawasan di sekitar kawasan GBK.

    Dalam pelaksanaan tugasnya, seluruh personel diarahkan untuk bertindak secara profesional, prosedural, tegas, dan terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan penonton.

     

    “Kami mengedepankan pendekatan yang profesional dan humanis. Petugas juga diarahkan menghindari tindakan kekerasan serta penggunaan senjata api maupun gas air mata dalam penertiban, kecuali dalam kondisi tertentu sesuai prosedur,” ujarnya.

    Polda Metro Jaya terus melakukan koordinasi secara intensif dengan panitia penyelenggara dan instansi terkait selama rangkaian pertandingan berlangsung, terutama terkait pengetatan pemeriksaan di seluruh pintu masuk stadion.

    Ia berharap skema pengamanan tersebut dapat membuat seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman, tertib, dan lancar.

    “Harapannya masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan nyaman,” kata Budi.

    Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman menyebutkan laga melawan Malaysia dalam FIFA ASEAN Cup 2026akan memacu performa terbaik para pemain Timnas Indonesia.

    “Biasanya laga besar seperti itu memunculkan performa terbaik dari para pemain top,” kata John Herdman dalam sesi latihan menjelang laga di Jakarta, Minggu (27/9).

    Timnas Indonesia akan menjamu Malaysia pada pertandingan kedua kedua tim dalam Grup A FIFA ASEAN Cup di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (29/9). Kick-off pertandingan dimulai pukul 19.30 WIB.

    Kedua tim datang dengan modal kemenangan pada laga pertama. Indonesia menekuk Singapura 2-0, sedangkan Malaysia mengalahkan Bangladesh 3-0.

  • Masuk 5 Besar Nominator Kompolnas Awards 2026, Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Beri Manfaat Nyata

    Masuk 5 Besar Nominator Kompolnas Awards 2026, Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Beri Manfaat Nyata

    Masuk 5 Besar Nominator Kompolnas Awards 2026, Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Beri Manfaat Nyata

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen mendukung program prioritas nasional melalui berbagai capaian nyata di bidang ketahanan pangan, kesejahteraan sosial, pelayanan publik, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

     

    Komitmen tersebut dipaparkan dalam kegiatan Visitasi Penilaian Tahap II Kompolnas Awards Tahun 2026 yang berlangsung di Markas Polda Sumatera Selatan, Kota Palembang, Kamis, 3 September 2026. Polda Sumsel menjadi salah satu dari lima nominator kategori Polda terbaik tingkat nasional dalam ajang tersebut.

     

    Kegiatan visitasi dipimpin langsung oleh Komisioner Kompolnas RI Gufron, S.H.I., M.Hub.Int., serta dihadiri Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.) Drs. Wahyu Widada, M.Phil.

     

    Visitasi ini menjadi bagian penting dalam proses penilaian untuk mencocokkan data capaian yang disampaikan dengan kondisi dan implementasi di lapangan, sekaligus memastikan berbagai inovasi pelayanan kepolisian berjalan secara optimal, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

     

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa jajaran Polda Sumsel terus mengimplementasikan agenda prioritas Presiden Republik Indonesia melalui pelaksanaan tugas kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

     

    Salah satu capaian strategis ditunjukkan melalui program dukungan ketahanan pangan. Polda Sumsel mencatat realisasi lahan tanam jagung mencapai 28.394,16 hektare dengan hasil produksi sebanyak 116.591,92 ton.

     

    Di bidang kemanusiaan dan kesejahteraan sosial, jajaran Polda Sumsel juga telah melaksanakan 139 program bedah rumah, membangun 87 fasilitas sumur bor, menyalurkan 141.000 paket kebutuhan pokok, serta mendirikan 81 Jembatan Merah Putih.

     

    Berbagai program tersebut menjadi bentuk kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan sosial di wilayah Sumatera Selatan. Kehadiran kepolisian diarahkan agar tidak berhenti pada pelaksanaan tugas keamanan, tetapi turut memberikan solusi terhadap persoalan sosial dan kebutuhan dasar masyarakat.

     

    Pada sektor pelayanan publik, optimalisasi Command Center dan layanan Polisi 110 terus diperkuat untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, responsif, terintegrasi, dan mudah diakses masyarakat. Penguatan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Sumsel membangun pelayanan kepolisian yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

     

    “Penghargaan yang paling tinggi adalah ketika kehadiran Polri benar-benar memberikan rasa aman, keadilan, kemudahan, dan manfaat bagi masyarakat. Sering saya tekankan kepada jajaran Polda Sumsel bahwa juragan kita adalah masyarakat,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

     

    Pernyataan tersebut menegaskan bahwa ukuran keberhasilan Polri tidak semata-mata dilihat dari capaian institusional, tetapi dari sejauh mana setiap program dan pelayanan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan sinergi operasional dan kolaborasi lintas sektoral terus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan berbagai program kepolisian.

     

    “Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas kamtibmas melalui pelayanan publik yang profesional,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

    Menurutnya, penguatan kolaborasi bersama TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan berbagai instansi terkait terus dilakukan melalui konsep “Super Team”. Sinergi tersebut diperlukan agar setiap program dapat dilaksanakan secara lebih terpadu dan memberikan dampak yang lebih luas.

     

    Polda Sumsel memandang Kompolnas Awards bukan semata-mata sebagai ajang penghargaan, tetapi sebagai momentum untuk mengukur konsistensi transformasi pelayanan kepolisian dan memastikan program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

     

    Melalui penguatan ketahanan pangan, pelayanan publik, kesejahteraan sosial, serta stabilitas kamtibmas, Polda Sumsel terus berupaya menghadirkan Polri yang Presisi, profesional dan semakin dekat dengan masyarakat.

     

    Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Polda Sumsel dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, dengan menjadikan keamanan, kesejahteraan, dan kepercayaan masyarakat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan pembangunan.

  • Bersinergi Jaga Jakarta, Hadir Menjamin Rasa Aman dan Nyaman Masyarakat

    Bersinergi Jaga Jakarta, Hadir Menjamin Rasa Aman dan Nyaman Masyarakat

    Polda Metro Jaya memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jakarta tetap aman dan terkendali. Kondisi tersebut tercermin dari berlangsungnya 47 kegiatan pada Sabtu (1/8/2026).

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto mengatakan kondisi tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga stabilitas keamanan.

    “Gubernur DKI Jakarta, Pangdam Jaya, dan Kapolda Metro Jaya memiliki komitmen yang sama untuk memberikan rasa aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan baik,” ujar Budi di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

     

     

    Menurut Budi, banyaknya kegiatan yang berlangsung menunjukkan ruang publik tetap berjalan normal. Pelayanan pengamanan diberikan sesuai karakteristik dan kebutuhan di setiap lokasi.

    Lebih lanjut, Budi mengatakan pemantauan tetap dilakukan melalui deteksi dini di lapangan dan ruang digital dengan melibatkan Direktorat Intelkam, Direktorat Reserse Siber, Direktorat Reserse Kriminal Umum, Direktorat Lalu Lintas, Biro Operasi, serta jajaran kewilayahan.

    “Kami mengajak masyarakat dan rekan-rekan media untuk mengedepankan informasi yang akurat serta menghindari spekulasi yang dapat menimbulkan kegaduhan maupun keresahan,” ujarnya.

    Ia menambahkan pelayanan pengamanan disiapkan sesuai karakteristik, lokasi, dan jumlah peserta pada setiap kegiatan dengan koordinasi TNI, pemerintah daerah.

     

     

    “Personel kami tempatkan sesuai kebutuhan di setiap lokasi guna memberikan pelayanan pengamanan serta menghadirkan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti maupun beraktivitas di sekitar lokasi kegiatan,” jelas dia.

    Untuk itu, Budi mengimbau masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Bagi masyarakat yang tidak berkepentingan, kata dia, disarankan menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan Polri 110,” pungkasnya.

  • Kapolda Sumsel Jalin Kerja Sama Strategis dengan PT Pertamina EP

    Kapolda Sumsel Jalin Kerja Sama Strategis dengan PT Pertamina EP

     

    PALEMBANG (tribratanews.jatim.polri.go.id) – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat komitmen institusi dalam mendukung ketahanan energi nasional. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP).

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan wujud dukungan penuh kepolisian terhadap implementasi Peraturan Menteri ESDM RI Nomor 14 Tahun 2025. Aturan tersebut menata pengelolaan sumur minyak oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Koperasi, dan UMKM agar berjalan secara tertib, aman, legal, serta produktif.

    “Komitmen utama dari tata kelola sumur minyak ini adalah memastikan tidak boleh lagi ada korban jiwa akibat insiden kecelakaan kerja, dan tidak boleh lagi ada pencemaran lingkungan. Ke depan, lingkungan yang terlanjur terdampak harus kita revitalisasi bersama. Ini adalah tanggung jawab kita terhadap anak cucu kelak,” ujar Kapolda Sumsel dalam sambutannya, Senin (11/5/2026).

    Lebih lanjut Kapolda menjelaskan, sinergi ini bertujuan untuk mengubah aktivitas yang sebelumnya tidak sesuai aturan menjadi legal dan terstruktur. Ia pun mendorong agar pihak Pertamina dapat menyerap hasil produksi masyarakat secara maksimal, dengan standar kualitas serta harga beli yang transparan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara nyata.

    Menurutnya, kehadiran Polri di lapangan secara khusus ditujukan untuk memberikan kepastian hukum dan mengantisipasi potensi konflik sosial di tengah masyarakat. Pendekatan utama yang dikedepankan adalah langkah preemtif dan preventif melalui edukasi hukum dan pembinaan yang berkelanjutan, bersinergi dengan Satgas Terpadu lintas sektoral.

    Irjen Pol. Sandi memberikan peringatan bagi pihak-pihak yang tidak mematuhi kesepakatan tata kelola yang baru.

    “Bagi oknum yang masih berupaya menjalankan praktik penyulingan atau pengeboran di luar tata kelola yang disepakati ini, kami jajaran Polda Sumsel telah berkomitmen penuh untuk melakukan tindakan hukum yang tegas,” jelasnya.

    Melalui sinergi lintas sektoral ini, ujar Kapolda, dapat dilakukan antisipasi berbagai potensi dinamika di lapangan. Dengan begitu, diharapkan lifting minyak naik, kesejahteraan masyarakat bertambah, kelestarian lingkungan terjaga, dan situasi keamanan tetap kondusif.

    Penandatanganan kerja sama ini juga diharapkan Kapolda menjadi langkah monumental yang mengukuhkan sinergi berkelanjutan antara Polri, pemerintah, dan sektor energi. Ke depan, Polda Sumsel akan terus memberikan pengabdian terbaiknya dalam mengawal implementasi tata kelola ini agar wilayah Sumsel tidak hanya berkontribusi maksimal terhadap ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi model percontohan pengelolaan sumber daya alam yang tertib hukum, berwawasan lingkungan, dan membawa kemakmuran merata bagi rakyat.

  • Luar Biasa Kapolri terima Penghargaan Adhi Bhakti Senapati atas kontribusi keamanan siber

    Luar Biasa Kapolri terima Penghargaan Adhi Bhakti Senapati atas kontribusi keamanan siber

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima tanda kehormatan Adhi Bhakti Senapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Hari Rabu (06/05/2026). Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam bidang keamanan dan pertahanan, khususnya dalam penguatan kolaborasi lintas lembaga di ruang siber.

     

     

    Kapolri mengungkapkan, penghargaan Adhi Bhakti Senapati menjadi momen penting yang semakin mendorong dirinya untuk meningkatkan kolaborasi antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Hal ini sejalan dengan arahan Presiden yang menekankan pentingnya persatuan dan sinergi dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap bangsa dan negara.

    “Bagi saya ini adalah penghargaan yang sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kolaborasi dan sinergisitas. Apalagi Bapak Presiden telah menyampaikan bahwa kita harus bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan,” jelasnya.

    Menurut Kapolri, ancaman di ruang siber menjadi salah satu tantangan terbesar ke depan. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis yang mencakup peningkatan literasi digital, penguatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan sistem keamanan yang andal, serta penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber.

     

     

     

    “Kita harus bersama-sama menjaga ruang siber, mulai dari literasi, penguatan SDM, pembangunan sistem keamanan, hingga penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber,” tegasnya.

    Selain itu, Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, BSSN, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan negara, baik dari sisi keamanan siber maupun pertahanan.

    “Kolaborasi dan sinergisitas menjadi kunci sukses untuk menjaga kedaulatan di bidang keamanan,” pungkasnya.